Pulau merah, pesona pantai Kuta di Banyuwangi

Pulau Merah

Banyuwangi, sebagai kabupaten paling timur pulau Jawa memang sedang fokus dalam hal pariwisata. Salah satu destinasi wisata andalannya adalah pantai Pulau Merah(Pulo Merah). Pantai yang berada di kecematan Pesanggaran tersebut kini makin dikenal luas baik dalam maupun luar negeri, terlebih setelah Pemerintah Kabupaten Banyuwangi memberikan perhatian penuh dan mengadakan salah satu event tingkat internasional disana (Banyuwangi International Surf Competition) yang pertama kali diadakan tahun 2013 lalu.

Pantai yang pernah rusak parah akibat terjangan bencana Tsunami (1990) ini, telah mengalami banyak perbaikan baik dalam segi penataan dan pengelolaan pantai ataupun pebaikan akses menuju lokasi. Dan bersamaan dengan event “Banyuwangi Tour de Ijen” yang diselenggarakan tahun 2012, pemda Banyuwangi secara resmi memperkenalkan kawasan ini sebagai salah satu objek wisata andalan.

Keunikan pantai Pulau merah

Nama pulau merah sendiri sebenarnya merujuk pada sebuah pulau atau bukit kecil yang berada di tepi pantai dengan ketinggian kurang lebih 200m dimana tanah yang ada pada bukit tersebut berwarna merah. Namun, karena dipenuhi dengan vegetasi hijau, akhirnya warna merah tersebut tidak tampak.

Selain itu, Pulau Merah memiliki ombak yang sangat cocok untuk olah raga surfing. Dan oleh sebab itulah,  akhirnya 2013 pemerintah Banyuwangi mengadakan event surfing berkelas Internasional yang diikuti oleh peserta dari 15 negara.  Hal ini pula yang menjadikan Pulau Merah sebagai Pantai Kuta nya Banyuwangi.

Para pengunjungpun juga disediakan tempat bersantai berupa payung-payung dimana dibawahnya terdapat tempat untuk bersantai.